Untuk mensukseskan program satu orang satu pohonyang (one man one tree) telah dicanangkan oleh Presiden Susilo Bambang Yudoyono (SBY), Pemerintah Kota Jakarta Utara memprogramkan setiap bulannya akan menanam 1000 pohon.Hal ini ungkapkan Walikota Jakarta Utara H. Bambang Sugiyono saat rapim kemarin yang diikuti oleh para lurah, camat dan pimpinan unit lainnnya di Jakut.“Semua harus bergerak, ” pinta Walikota kepada seluruh jajarannya termasuk lurah juga harus mampu menggerakkan warganya untuk menanam pohon.
Menanam pohon tak harus pohon pelindung yang ditanam di tanah,
katanya. Kalau tak bisa di tanah karena tak ada lahan bisa menggunakan pot gantung atau yang lainnnya yang terpenting target itu bisa direalisasikan.
katanya. Kalau tak bisa di tanah karena tak ada lahan bisa menggunakan pot gantung atau yang lainnnya yang terpenting target itu bisa direalisasikan.
Akhir Desember 2009 lalu dalam mendukung program penghijauan , pemkot Jakarta Utara, Minggu (20/12), telah menggelar aksi tanam 3.012 pohon. Aksi ini juga sekaligus untuk mewujudkan program one man one tree, sesuai kebijakan Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo dan implementasi dari surat Menteri Kehutanan S.832/Menhut.V/2009.
Walikota, H. Bambang Sugiyono, dalam rapim mengatakan, tujuan gerakan
penanaman ini antara lain adalah untuk menurunkan emisi gas rumah kaca
dan menghijaukan lingkungan.
penanaman ini antara lain adalah untuk menurunkan emisi gas rumah kaca
dan menghijaukan lingkungan.
“Gerakan penanaman pohon ini akan dilakukan secara bersama – sama di seluruh kelurahan, kalangan pendidikan maupun perkantoran yang ada di Jakarta Utara.”
Bambang mengatakan, gerakan dengan semboyan one man one tree ini,
selain untuk keindahan juga untuk mengatasi masalah banjir. Penanaman
sejumlah pohon ini juga dimaksudkan untuk menurunkan polusi udara.
Saat ini Pemprov DKI Jakarta menargetkan penurunan polusi udara bisa
mencapai 30 persen.
selain untuk keindahan juga untuk mengatasi masalah banjir. Penanaman
sejumlah pohon ini juga dimaksudkan untuk menurunkan polusi udara.
Saat ini Pemprov DKI Jakarta menargetkan penurunan polusi udara bisa
mencapai 30 persen.
Hanya saja, saat ini yang baru tercapai 10 persen penurunan emisi gas buang. “Dengan kesadaran masyarakat menanam pohon, maka polusi udara dapat diatasi,” ujarnya.
Penanaman pohon selain difokuskan dilingkungan warga juga akan ditanam di kawasan destinasi wisata seperti ditanam di Rumah Si Pitung, Masjid Al Alam di Marunda, Pelabuhan Sunda Kelapa, Mangga Dua, Makam Keramat Luar Batang, dan Gereja Tugu dan lainnnya.
Bambang menyebutkan, sepanjang bulan Januari-November 2009 ini,
Jakarta Utara telah melakukan penanaman 11.782 pohon. Sehingga
totalnya sampai akhir tahun ini, wilayah tersebut sudah melakukan
penanaman pohon sebanyak hampir 15.000 pohon.
Jakarta Utara telah melakukan penanaman 11.782 pohon. Sehingga
totalnya sampai akhir tahun ini, wilayah tersebut sudah melakukan
penanaman pohon sebanyak hampir 15.000 pohon.
“Saya tidak mau penanaman pohon hanya dilakukan secara seromonial.
Nantinya kalau sudah ditanam maka harus dijaga,” ujar Bambang. Untuk
itu, ia juga memerintahkan kepada Sudin Pertamanan dan Pertanian
Nantinya kalau sudah ditanam maka harus dijaga,” ujar Bambang. Untuk
itu, ia juga memerintahkan kepada Sudin Pertamanan dan Pertanian
setempat untuk membantu warga dalam melakukan penanaman pohon secara masal.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar